CARA
MEMULAI INVESTASI
Alasan utama
berinvestasi pastilah untuk memperoleh keuntungan. Dalam konteks manajemen
investasi tingkat keuntungan disebut return. Suatu hal yang sangat wajar jika
investor menuntut tingkat return tertentu atas dana yang telah
diinvestasikannya. Dalam belajar investasi, mententukan jangka waktu untuk
mencapai tujuan keuangan yang anda ingin capai merupakan faktor penting untuk
menentukan jenis investasi yang sesuai. Jenis investasi yang tepat untuk tujuan
jangka panjang biasanya kurang sesuai dengan tujuan jangka pendek, demikian
juga sebaliknya. Tujuan harus diurutkan berdasarkan prioritasnya. Dengan
mengenal profil Anda pribadi sebagai investor, Anda akan lebih mudah menetapkan
urutan prioritas diantara beberapa tujuan keuangan Anda.
Dengan
mempertimbangkan jangka waktu pencapaiannya, Anda perlu mengutamakan
perencanaan dan usaha pencapaian tujuan keuangan yang memiliki prioritas
tertinggi.Sebelum berinvestasi pada satu instrumen investasi, Anda perlu
mempelajari dan memahami biaya transaksi termasuk pajak yang perlu Anda bayar.
Perhitungan imbal hasil (return) untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai
adalah berdasarkan imbal hasil bersih setelah dikurangi biaya dan pajak. Selain
menetapkan jangka waktu pencapaian tujuan keuangan, anda perlu terlebih dahulu
mengenal profil investasi Anda. Setiap orang tentu memiliki profil investasi
yang berbeda dan gambaran yang berbeda pula dengan tingkat kenyamanan atau
toleransi terhadap resiko yang bisa diterimanya.
A.
Alasan
untuk memulai investasi
1. Kebebasanmu bisa dalam bahaya
Investasi
itu bukan hanya urusan menjadi kaya. Lebih jauh dari itu, berinvestasi adalah
cara agar suatu hari Anda memperoleh kebebasan finansial untuk mendukung tujuan
hidupmu tanpa terbebani persoalan uang. Suatu hari, Anda pasti akan berhenti bekerja
dan pertanyaannya apakah Anda akan terpaksa berhenti sebelum keuanganmu siap
atau Anda bisa memilih untuk berhenti? Jika keuanganmu tidak siap, sudah pasti
kebebasan untuk memilih tidak ada pada dirimu.
2.
Mulai lebih cepat, untung lebih banyak
Kebanyakan orang tidak pernah memulai untuk berinvestasi karena mereka
khawatir akan melakukan kesalahan. Padahal, dengan seperti itu, potensi
keuntungan yang akan Anda peroleh akan semakin berkurang. Dalam investasi, jika Anda memulai lebih awal,
maka Anda akan memperoleh hasil lebih
banyak di akhir. Ingat kata-kata Benjamin Franklin, pendiri Amerika
Serikat: “Money makes money. And the money that money makes, makes more money”. Jadi, jangan tunda
lagi rencanamu untuk berinvestasi.
3.
Memulai investasi itu murah
Berinvestasi itu tidak rumit dan memakan waktu. Selain itu, Anda tidak
harus menjadi kaya terlebih dahulu sebelum melakukan investasi. Banyak sekali cara yang mudah untuk memulai
investasi tanpa memerlukan uang dalam jumlah banyak. Salah satu caranya adalah
melalui tabungan pensiun. Nilai yang disetor bisa sangat kecil yakni Rp 50 ribu
hingga Rp 250 ribu.Selain itu, Anda juga bisa berinvestasi di reksa dana.
Sejumlah produk bahkan bisa dimulai dengan nilai Rp 100 ribu.
4.
Tidak ada waktu sebaik sekarang
Sebuah peribahasa Tiongkok mengatakan: waktu terbaik untuk menanam
pohon adalah 20 tahun lalu. Waktu terbaik kedua adalah saat ini juga. Jika saat
ini Anda yang berusia 30 tahun atau 40 tahun merasa sudah terlalutua untuk
memulai investasi, jawabannya tidak.Anda memang tidak bisa mengubah apa yang
sudah terjadi, tapi Anda bisa memulai untuk melakukan hal yang berbeda mulai dari sekarang.
B.
Jenis
investasi
Banyak sekali
jenis investasi yang dipilih oleh sebagian pengusaha, diantaranya yang banyak
pada pasar modal di indonesia:
1. Saham
2. Obligasi
3. Right
4. Waran
5. Reksadana
6. Instrumen
syariah
7. Surat
utang Negara
C.
Terapkan
Manajemen Resiko Investasi
Oleh sebab itu apapun jenis
investasi yang anda pilih, pastikan anda menerapkan manajemen resiko investasi
secara benar untuk meminimalisir resiko kerugian akibat hal-hal yang tidak anda
prediksi sebelumnya. Manajemen resiko khususnya lebih penting bagi investor
pemula karena mereka belum memiliki pengalaman dan wawasan dibidang investasi.
Investor pemula sering kali menjadi korban rayuan agen investasi yang
menawarkan harga saham atau modal awal investasi yang sangat rendah (bahkan
diluar kewajaran).
Beberapa pripsip dasar manajemen
resiko:
a. Jangan
terprovokasi oleh pemberitaan tentang kondisi perekonomian
b. Usahakan
tidak menumpuk modal anda disatu tipe investasi, anda bisa memvariasikan jenis
investasi yang anda pilih
c. Jangan
ragu untuk bermain investasi yang aman, terutama jika anda bukan tipe orang
yang suka berspekulasi demi mengejar profit besar. Jika investasi anda
bertujuan untuk jaminan masa tua atau pendidikan anak, tidak ada salahnya
andabermain dizona aman untuk mengurangifaktor resiko.
Secara normatif
keuntungan yang besar biasanya dibarengi resiko yang besar pula. Jika anda tau
hanya manisnya saja, maka anda tidak akan siap untuk menelan pahitnya. Invstasi
terbaik adalah investasi yang dipertimbangkan dengan cara terbaik pula.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar